28 November 2022

Tribune Plus

Mimbar Masyarakat Kritis & Demokratis

Kadar PKS Demo Minta Turunkan Harga BBM

 3,654 total views,  2 views today

TANJUNG,TRIBUNEPLUS.CO.ID Sebagai wujud keperdulian kepada masyarakat menengah kebawah dan sebagai bentuk solidaritas internal partai, DPD Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Kabupaten Tabalong dan para kader serta LSM melakukan aksi unjuk rasa menolak kenaikan harga BBM oleh pemerintah di depan Tanjung Expo Center, Kelurahan Mabuun, Kecamatan Murung Pudak, kabupaten Tabalong, pada Sabtu, (10/09/2022). Siang

Ketua DPD PKS yang juga anggota DPRD Kabupaten Tabalong Hj. Sumiati, SH. yang pada kesempatan pertama melakukan orasi menyampaikan narasi dan pendapat, Hj. Sumiati, SH. mengatakan, kondisi ekonomi masyarakat yang masih memprihatinkan ditambah lagi dengan beban kenaikan harga BBM, oleh karena itu pemerintah harus bijaksana mencarikan solusi, bukan dengan cara yang seperti ini, tunda lah hal-hal yang memungkinkan untuk ditunda tetapi lindungi kepentingan dan keadilan masyarakat kami.

Karena kenaikan harga BBM pasti akan membuat semakin sengsara, yang rentan miskin akan menjadi miskin dan yang sudah miskin menjadi sengsara, oleh karena itu pemerintah harus segera mencabut kenaikan harga BBM, serta Tidak ada tujuan lain daripada kami adalah bagaimana suara kami didengar, karena kami merupakan perwakilan dari masyarakat untuk perjuangkan aspirasi masyarakat kami.

“Tolak kanaikan harga BBM, cabut kenaikan harga BBM, yang dinaikan upah buruh dan bukan harga BBM”, teriak Hj. Sumiati.

Sementara itu anggota DPRD dari Fraksi PKS Murjani dalam orasinya mengatakan bahwa PKS Menolak kenaikan harga BBM oleh pemerintah, karena menyusahkan rakyat apalagi dengan macam-macam prosedur untuk mendapatkan BBM dan meminta kepada pemerintah untuk membatalkan kenaikan harga BBM, sambil meneriakkan yel-yel “Turun turun turunkan harga, turunkan harga sekarang juga.”

Berikutnya Rusmadi dari salah satu LSM di Tabalong dalam orasinya mengatakan dunia usaha kecil dan ekonomi yang belum pulih akibat pengaruh covid-19 ditambah kenaikan harga BBM, menyebabkan usaha semakin sepi dan berharap pemerintah mencabut dan membatalkan keputusan kenaikan harga BBM demi terwujudnya keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia, ujarnya dengan semangat.

Hj. Sumiati ketika ditemui News FHH disela-sela aksi mengatakan bahwa PKS dari DPR RI sampai ke level bawah, dari DPP sampai ke daerah memiliki satu tujuan dan satu keinginan yaitu kebijakan kenaikan harga BBM harus dibatalkan karena akan berpengaruh terhadap harga kebutuhan pokok yang juga akan naik.

Diawal tahun kita sudah dikejutkan dengan kenaikan BBM, kemudian kenaikan harga minyak goreng dan harga elpiji dan sekarang kenaikan BBM lagi, imbuhnya.

Dirinya sempat bahagia saat HUT RI dengan slogan Pulih Lebih Cepat, Bangkit Lebih Kuat yang menurutnya pemerintah dengan slogan itu akan lebih banyak kebijakan yang pro masyarakat dan dengan kebijakan menaikan harga BBM sangat mencederai rasa keadilan kami, untuk itulah kami berjuang dan apabila pemerintah tidak perduli, kami akan berjuang kembali, pungkasnya.

Aksi unjuk rasa yang menolak kenaikan harga BBM dari PKS berlangsung tertib, aman dan lancar dan setelah menyampaikan orasinya para pengunjuk rasa yang dikawal petugas keamanan dari Polres Tabalong dan instansi terkait dengan tertib membubarkan diri. (rell)

Editor: RiyanMaulana.tribuneplus.co.id

Bagikan Berita Diatas