28 September 2022

Tribune Plus

Mimbar Masyarakat Kritis & Demokratis

DP3AP2KB, Kabupaten Tabalong, Berdayakan Masyarakat Untuk Pencegahan KtP/A dan TPPO

 1,927 total views,  2 views today

TANJUNG, TRIBUNEPLUS.CO.ID  Pemerintah  Kabupaten Tabalong melalui Dinas DP3AP2KB melakukan pertemuan koordinasi  pergerakan  dan pemberdayaan masyarakat  untuk melakukan pencegahan  kekerasan terhadap perempuan dan anak  serta tindak pidana perdagangan orang dengan peserta terdiri dari Unsur Pers, dan Penyuluh Keluarga Berencana (PKB ) Kecamatan se- Kabupaten Tabalong  di Aula Kantor DP3AP2KB ( Kamis 14 / 7/  22 )

Kegiatan yang dibuka oleh Kepala Dinas  DP3AP2KB  Kabupaten Tabalong Drs. H.Rusmadi MM, yang diwakili oleh Sekretaris, Ir.Zainal Hasan  dihadiri narasumber bidang Psikolog  Kristiana qPurwaningtya, S.Psi, M.Psi bidang  Pencegahan dan Penanganan terhadap korban pelaku KtP/ KtA

Sosialisasi ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan komitmen para pemangku kebijakan mengenai upaya pencegahan pernikahan anak melalui peningkatan kesetaraan gender dan pemenuhan hak anak, meningkatkan kesadaran dan komitmen masyarakat yang terlibat dalam upaya-upaya pencegahan pernikahan anak dan mendorong terpenuhinya hak dan perlindungan anak melalui tindakan preventif.

Menurut Kepala Dinas DP3AP2KB  Drs.H.Rusmadi  melalui Sekretaris Ir.Zainal Hasan dalam sambutannya mengatakan, kegiatan Sosialisasi  di bagi menjadi dua kelompok,  kelompok pertama terdiri dari  Ibu- Ibu PKK  mulainya Kabupaten, Kecamatan hingga Desa , dan Penyuluhan Keluarga Berencana Kecamatan ( PKB Kecamatan,) serta dari Kalangan Insan Pers.

penyuluhan oleh DP3AP2KB kepada Seluruh masyarakat dari berbagai Unsur bertujuan untuk memberikan perlindungan dan pencegahan Kekerasan terhadap Perempuan dan Anak (KtP/A). Demi meningkatkan pemahaman dan komitmen para pemangku kebijakan mengenai upaya pencegahan.

Masih menurut Sekretaris DP3AP2KB Ir. Zainal Hakim berharap kegiatan sosialisasi  penting untuk di ikuti oleh semua pihak  sebagai motivasi pada kelompok-kelompok masyarakat baik di level kabupaten, kecamatan dan level desa yang merupakan salah satu visi misi Pemerintah Kabupaten Tabalong.

“Dimana outputnya adalah meningkatkan kesadaran serta kesejahteraan masyarakat yang titik masuknya peningkatan SDM dimulai dari penataan terhadap pernikahan. Yaitu dengan cara memberikan ilmu atau pengetahuan tentang pernikahan yang benar sesuai aturan pernikahan.

Dalam pencegahan perkawinan anak sesuai UU Nomor 35 tahun 2014 yaitu Negara, Pemerintah, masyarakat, keluarga dan orang tua berkewajiban dan bertanggung jawab terhadap penyelenggaraan perlindungan anak,” ujar Zainal  ( rel. )

Editor Riyanmaulana tribuneplus.co.id

Bagikan Berita Diatas