27 Juni 2022

Tribune Plus

Mimbar Masyarakat Kritis & Demokratis

Hanya Satu Malam Pria Inisial F Warga Batola, Tusuk Dua Orang Ditempat Berbeda

 3,117 total views,  2 views today

TANJUNG, TRIBUNEPLUS.CO.ID .. Jajaran Polres Tabalong Melalui Satreskrim telah berhasil mengamankan Dua orang Pria  Inisial ( F 22 th ) Warga Alalak Kecamatan Alalak Kabupaten Barito Kuala ( Batola )  dan Pria Inisial  R ( 33th ) Warga Desa Rasau Kecamatan Pandawan HST  atas dugaan melakukan Penusukan menggunakan senjata tajam Jenis Belati Kepada korban Inisial DI warga Desa Kapar Kecanatan Murung Pudak Kabupaten Tabalong pada Kamis malam  21/4 / 22 Dinihari.

Berdasarkan hasil pemeriksaan sementara, Kronologis  kejadian nya  pada Kamis dini hari (21/04),Pria berinisial F (22) bersama temannya berinisial R (33) pergi kesebuah warung di Desa Maburai, Kecamatan untuk minum tuak.

Kemudian setelah mereka sampai  di warung, ternyata sudah ada pengunjung lain yaitu seorang pria berinisial DI (21) warga desa Kapar Kecamatan Murung Pudak.Tabalong bersama add temannya yang sedang minum tuak.

Saat DI hendak pulang, F langsung berdiri dan mengejar DI dengan menggunakan senjata tajam jenis belati yang mengakibatkan DI luka – luka dan akhirnya tergeletak dipinggir jalan, F kemudian melarikan diri kebelakang rumah warga. kemudian warga yang melihat kejadian tersebut membawa korban DI ke Rumah sakit untuk diberikan pertolongan medis dan melaporkan kejadian tersebut ke Polres Tabalong.

Saat F dimintai keterangan, pelaku F merasa tidak suka dengan sikap jumawa korban DI saat minum – minum.

Satreskrim Polres Tabalong di bawah pimpinan Akp Dr. Trisna Agus Brata, S.H., M.H yang mendapat laporan tersebut melakukan pengejaran terhadap pelaku penusukan tersebut, dan pada Kamis (21/04) dini hari bersama dengan personil Polsek Murung pudak berhasil mengamankan pelaku berinisial F di sebuah komplek perumahan di Kelurahan Mabuun.Kecamatan Murung Pudak.Tabalong pada kamis (21/04) dini hari itu juga.

Kapolres Tabalong AKBP Riza Muttaqin, S.H, S.I.K, M.Med.Kom melalui Kasi Humas Polres Tabalong Iptu Mujiono saat dikonfirmasi tentang kejadian tersebut mengatakan, Satreskrim  telah berhasil mengamankan seorang pria berinisial F atas diduga melakukan penusukan terhadap seorang pria berinisial DI di sebuah warung” ungkap Iptu Mujiono.

“Setelah dilakukan interogasi, mengakui perbuatannya dan yang mengejutkan bahwa ia juga mengakui perbuatan penganiayaan beberapa jam sebelumnya di Kelurahan Mabuun, Kecamatan Murung Pudak, Tabalong”, lanjutnya.

Iptu mujiono kemudian juga menjelaskan perihal penusukan yang dilakukan pelaku F di Kelurahan Mabuun, Kecamatan Murung Pudak, Tabalong pada Kamis (21/04) dini hari.

Pria inisial  F terlibat cek cok dengan sesama pengunjung warung remang – remang di wilayah kelurahan Mabuun, dan berakhir dengan perginya lawan cek – coknya dari warung tersebut.

Usai itu, datanglah seorang pria berinisial AEP (17) warga Desa Kasiau, Kecamatan Murung Pudak dengan berboncengan tiga dengan dua orang rekan pria nya yang berinisial EK dan EG. Yang mana sebelumnya mereka bertiga nongkrong di sebuah angkringan, di Kelurahan Mabuun. Saat di perjalanan pulang, EG selaku pemboceng selalu membunyikan klakson setiap melewati warung remang – remang, kemudian ketiganya berhenti sebentar di warung dan tiba – tiba korban ditusuk oleh orang yang tidak dikenal.

Saat menoleh kebelakang korban melihat dua orang tidak dikenal, satu orang duduk diatas kendaraan dan satu lagi berdiri di badan jalan memegang senjata tajam jenis belati.

Korban yang saat itu terluka meneruskan perjalanannya dan meminta pertolongan ke Markas Kompi 2 Brimob di desa Kasiau.Kecamatan Murung Pudak.Tabalong.

Menurut F, dia mengira bahwa AEP yang mampir ke warung tersebut adalah lawan cek-cok sebelumnya yang datang lagi kewarung tersebut.

Kata Iptu Mujiono, berdasar hasil Visum et repertum luka yang dikeluarkan oleh pihak medis, korban DI mengalami luka robek pada telapak tangan kanan, kelingking tangan kanan putus, luka robek di bawah lutut kaki kiri, sedangkan korban AEP mengalami luka pada rusuk sebelah kiri.

“Saat ini kedua korban DI dan AEP mendapat perawatan di Rumah sakit, sedangkan F yang diduga pelaku penganiayaan di tahan di Polres Tabalong untuk proses hukum lebih lanjut.

Berikut di sita barang bukti berupa satu buah sepeda motor matic warna merah, satu lembar baju warna hitam dan satu bilah senjata tajam jenis belati. ( rel )

Editor Riyanmaulana tribuneplus.co.id

Bagikan Berita Diatas