1 Desember 2021

Tribune Plus

Mimbar Masyarakat Kritis & Demokratis

Dua Pelaku Penggelapan Berhasil di Amankan Petugas Gabungan

 2,220 total views,  2 views today

TANJUNG, tribuneplus.co.id … Petugas gabungan Unit Resmob Polda Kalsel, Polres Tabalong, Polresta Banjarmasin, Polres Banjarbaru, Polres Banjar berhasil menangkap terduga pelaku tindak pidana penggelapan yang mengakibatkan korban mengalami kerugian yang diperkirakan sebanyak Rp. 43 Juta Rupiah.

Kejadian ini terjadi di Desa Karangan Putih, Kecamatan Kelua, Kabupaten Tabalong pada Sabtu (28/08/2021) malam yang dilakukan oleh 2 orang pria terduga pelaku dengan inisial MS alias Edi (21), warga Kelurahan Kayu Bawang Kecamatan Gambut dan. MH alias Yanto Solar (42), warga Kelurahan Melayu, Kecamatan Martapura.

Mereka berdua sama – sama beralamat di daerah Kabupaten Banjar, Provinsi Kalimatan Selatan (Kalsel).

Dalam penagkapan tersebut petugas berhasil menyita barang bukti diantaranya 6 buah kartu Anjugan Tunai Mandiri (ATM), 2 buah slip tanda bukti tranfer korban dan 1 buah Hendphon.

Penangkapan kedua orang ini sebagaimana laporan pengaduan korban pada Minggu (29/08/2021) di Polres Tabalong, bahwa korban merasa keberatan sehingga mengalami kerugian sebesar Rp. 43 Juta hasil dari penjualan BBM jenis bio solar atas nama perusahaan di Kalsel yang dikirim ke si pembeli yang beralamat di Desa Karangan Putih Kecamatan Kelua, sebanyak 1 tangki dengan muatan 5.000 liter terang Kapolres Tabalong AKBP Riza Muttaqin, S.H., S.I.K., M.Med.Kom melalui Iptu Mujiono Kasi Humas Polres Tabalong.

Kemudian MS alias Edi ditangkap petugas gabungan di Jalan Pangeran Hidayatullah Kelurahan Kraton Kecamatan Martapura, Kabupaten Banjar, Provinsi Kalimantan Selatan pada Kamis (23/09/2021) dini hari. MS mengakui perbuatannya melakukan aksi tindak pidana penggelapan bersama dengan bapak tirinya inisial MH alias Yanto Solar.

Peranan MS alias Edi adalah sebagai penerima uang pembayaran atas pembelian BBM Bio Solar yang dijalankannya bersama MH alias Yanto Solar.

Masih menurut Kapolres Tabalong melalui  Iptu Mujiono menambahkan, dalam transaksi pembelian BBM ini, berawal dari  Ali yang diperankan MH alias Yanto Solar yang memesan solar kepada korban melalui via telpon dimana mereka berdua ini tidak saling kenal.

Kemudian disepakati pembelian dengan harga 43 juta rupiah dan akhirnya pun BBM jenis Bio Solar dikirimkan korban kepada si pembeli di Desa Karangan Putih, Kecamatan Kelua, Tabalong.

Sesampai dilokasi penumpahan BBM di Desa Karangan Putih, Usai itu Korban menagih uang pembelian bio solar kepada si pembeli, lalu dijelaskan oleh si pembeli bahwa keterangan  Ali penawaran BBM Bio Solar seharga 36 juta rupiah,

Sehingga uang 30 juta rupiah sudah dibayarkan kepada Ali untuk pembayaran awal sebelum BBM Bio Solarnya dikirimkan, usai barangnya datang sisanya 6 juta rupiah pun sudah saya bayarkan kepada Ali.

Mendengar keterangan si pembeli, Korban kaget dan berupaya menghubungi  Ali namun kontaknya sudah tidak aktif lagi.

Kini  MS alias Edi sudah ditahan di Polres Tabalong dan MH alias Yanto Solar yang kini masih berada di Lapas Kelas II B Maburai, Tabalong sedang menjalani hukuman”, terangnya. ( rel. polrestab )

Editor Riyanmaulana tribuneplus.co.id

Bagikan Berita Diatas