18 Oktober 2021

Tribune Plus

Mimbar Masyarakat Kritis & Demokratis

Satu Pria Dewasa, Empat Remaja Dibawah Umur, Diamankan Satreskrim Polres Tabalong

 2,588 total views,  2 views today

TANJUNG, tribuneplus.co.id …Polda Kalsel – Polres Tabalong Melalui Satreskrim  telah mengamankan  satu orang Pria Dewasa dan empat  orang lainya masih dibawah umur berstatus sebagai pelajar di rumah masing – masing .

Mereka di tangkap oleh petugas diduga melakukan pengeroyokan terhadap Korban Inisial  DA(15) warga Kecamatan Amuntai Utara  di sekitar pasar Kelua kecamatan Kelua  Kabupaten Tabalong pada Jumat malam sekitar pukul 23.00 WITA.

Menurut keterangan yang berhasil di himpun  melalui Satreskrim  Polres Tabalong  petugas  telah mengamankan  4 orang remaja yang masih dibawah umur dan 1 orang pria dewasa yang diduga pelaku tindak pidana pengeroyokan.  Motifnya, sementara diduga balasan dendam, karena adanya permasalahan terlebih dahulu antara korban dan pelaku, dugaan korban pernah melakukan pemukulan terhadap pelaku saat di Daerah Kabupaten HSU.

Masing masing indentitas  pelaku  adalah Inisial UK(16), IW(16), DF(14), DS(16), mereka berempat adalah masih remaja dan berstatus pelajar dan masih dibawah umur, dan 1 orang diantaranya sudah dewasa dengan inisial KI(19), warga Kecamatan Muara Harus Kabupaten. Tabalong.

Ditangkap Meraka oleh petugas diduga telah  melakukan tindakan pengeroyokan terhadap korban yang masih remaja dengan inisial DA(15) dari warga Kecamatan Amuntai Utara Kab. Hulu Sungai Utara (HSU) yang kini masih berstatus pelajar dan masih dibawah umur.

Atas kejadian tersebut sehingga korban mengalami luka memar dibagian bawah mata sebelah kiri, mata kiri berwana merah, hidung pendarahan, rahang bawah sebelah kanan sakit, badan bagian belakang memar, kaki sebelah kiri. selanjutnya koban merasa keberatan dan melaporkan kejadian tersebut ke pihak Kepolisian.

Kapolres Tabalong AKBP Riza Muttaqin, S.H., S.I.K., M.Med.Kom melalui Iptu Mujiono Kasi Humas Polres Tabalong   saat dikonfirmasi telah membenarkan kejadian aksi pengeroyokan sekelompok remaja yang terjadi di dekat Terminal Pasar Kelua Kabupaten Tabalong pada Jum’at (3/09/2021) malam.

Dalam kejadian ini, korban inisial DA(15) didampingi orang tuanya melaporkan kejadian ke Polres Tabalong pada Sabtu(4/09/2021) malam karena merasa tidak terima atas perbuatan sekelompok remaja asal  Tabalong melakukan aksi pengeroyokan yang menyebabkan luka – luka terhadap korban.

Atas dasar laporan pengaduan korban di Polres Tabalong, pada hari Sabtu, tanggal 04 September 2021.Personel Sat Reskrim dibawah pimpinan Akp Dr. Trisna Agus Brata, S.H., M.H. Kasat Reskrin Polres Tabalong berhasil mengamankan sekelompok remaja yang diduga melakukan aksi pengeroyokan. Tindak lanjutnya petugas berhasil mengamankan 1 pria Dewasa inisial KI(19) dikediamannya di daerah Kecamatan Muara Harus, dan mengakui atas perbuatannya bersama – sama temannya inisial UK(16), IW(16), DF(14) dan DS(16). Mereka semua dijemput dikediamannya masing-masing lalu dibawa ke Polres Tabalong.

Masih menurut Kapolres Tabalong melalui  Kasi Humas Iptu Mujiono  menambahkan, Kejadian bermula dari Korban bersama temannya inisial LAN(15) Warga Hulu Sungai Utara yang sama-sama berstatus pelajar naik kendaraan roda dua dari Amuntai menuju ke Tabalong dengan maksud mendatangi tempat balapan sepeda motor di Sirkuit Marido Desa Kasiau Kecamatan Murung Pudak.

Sesampainya di Sirkuit Marido pada Jum’at (3/09/2021) sore, Usai melihat kegiatan di Sirkuit Marido mereka berdua kembali berangkat ke amuntai untuk pulang ke rumah.

Ditengah perjalanan tepatnya dekat Terminal Pasar Kelua Kabupaten Tabalong sekitar jam 20.00 wita, dihampiri oleh seorang remaja yang identitasnya dikenal oleh korban dengan menggunakan kendaraan roda dua dan menyuruh untuk mengikutinya ke dalam arah terminal.

Kemudian Korban bersama temannya melihat sekelompok orang banyak berkumpul kurang lebih jumlahnya 12 orang yang tidak mereka kenal. Lalu sekelompok orang itu dan teman yang ia kenal tadi langsung melakukan pemukulan terhadap korban secara bersama-sama, melihat kejadian ini teman korban ikut melindungi korban namun ia pun dipukul oleh sekelompok orang yang mengakibatkan ia merasakan sakit dibagian belakang kepala badan dan pinggang.

Usai melakukan aksi pengeroyokan, sekelompok orang tersebut berlari meninggalkan mereka berdua di terminal pasar Kelua. Lalu korban bersama temannya dibawa warga setempat ke Puskesmas Kelua untuk mendapatkan tindakan medis.

Perkara sudah ditangani Polres Tabalong melalui Unit PPA Satreskrim Polres Tabalong, dan terhadap kelima orang yang diduga sebagai pelaku tersebut sudah diamankan dan saat ini masih dalam proses penyidikan Sat Reskrim Polres Tabalong.

Atas perbuatannya mereka diancam perbuatan tindak  pidana pengeroyokan yang sebagaimana dimaksud pasal 170 KUHP.

” Barang siapa dengan terang terangan dan dengan tenaga bersama sama menggunakan kekerasan terhadap orang atau barang diancam dengan pidana penjara paling lama lima tahun enam bulan penjara”. ( rel.polrestab )

Editor Riyanmaulana tribuneplus.co.id

Bagikan Berita Diatas
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •