7 Mei 2021

Tribune Plus

Mimbar Masyarakat Kritis & Demokratis

TNI Polri Dampingi PTM dan Pencanangan Vaksin Nakes

TANJUNG,, tribuneplus.co.id ...Babinsa dan Bhabinkantibmas  Kecamatan Banua Lawas Kabupaten Tabalong mendampingi PTM dan Pencangan  Vaksin Nakes.  Melalui  Babinsa Koramil 06/Banua Lawas terus memantau kegiatan dikernakan bagian dari tugas  penanganan Covid-19.

Dalam pemantauan PTM  petugas mengawasi penerapan protokol Kesehatan dalam kesiapan proses belajar mengajar tatap muka terbatas di SDN 1 Banua Lawas, Senin (15/02).

Dengan adanya pengawasan pada pembelajaran tatap muka siswa, diharapkan dapat memberikan kenyamanan dan keamanan terhadap proses belajar mengajar di tengah pandemi Covid-19.

Pelaksanaan prosedur kesehatan 3M, dari penyediaan alat pendukung seperti alat pengukur suhu, wadah mencuci cuci tangan yang tersedia di titik-titik tertentu.

Sementara itu siswa yang hadir juga harus menggunakan masker serta menjaga jarak dalam pelaksanaan belajar di dalam ruangan kelas.

Danramil 06/Banua Lawas Kapten Inf Dwi mengatakan, anggotanya dikerahkan mengawasi pelaksanaan pembelajaran tatap muka guna memastikan protokol kesehatan berjalan dengan baik.

“Iya, diadakan pembelajaran tatap muka terbatas tetapi harus menjalankan protokol kesehatan” ungkap Kapten Inf Dwi.

Usai pengawasan pembelajaran tatap muka, dilanjutkan dengan pendampingan pencanangan vaksin Covid-19 terhadap tenaga kesehatan di wilayah Puskesmas Banua Lawas.

Selain Babinsa, pendampingan juga melibatkan Kapolsek Banua Lawas dan anggota, serta Dokter Puskesmas Banua Lawas.

Pemberian vaksin ini sesuai dengan peraturan Pemerintah tentang prioritas penerima vaksin Covid-19 yaitu Tenaga kesehatan, TNI/Polri, kemudian petugas pelayanan publik lain nya.

Dari sebanyak 26 orang yang terdaftar dalam pencanangan vaksin, 1 orang harus ditunda karena tekanan darah tinggi.

Sebagai informasi, ada beberapa kondisi yang tidak boleh mendapatkan vaksinasi Covid-19, yaitu orang yang pernah terkonfirmasi Covid-19 berdasarkan hasil swab pcr, ibu hamil, ibu menyusui, umur dibawah 18 tahun atau diatas 59 tahun, serta memiliki penyakit penyerta lain yang dianalisa melalui pemeriksaan dokter pada skrining. ( rel. Kodim 1008 tjng )

Editor : Riayanmaulana Tribunepkus.co.id

Bagikan Berita Diatas
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •